
brownewsblog- Bagi pemula yang baru mengenal dunia Vape atau rokok elektrik biasanya bingung dalam menentukan jenis device. Pasalnya, di pasaran saat ini tersedia dua jenis device yang perlu anda ketahui yaitu MOD system dan POD system. Kedua jenis device ini tentu saja sama-sama banyak pemintanya karena memiliki kelebihan masing-masing. Lalu apa perbedaan Mod dan Pod pada Vape? Mari kita bahas. Sebelum membahas pastikan anda adalah orang dewasa (18+).
Sebelum membahas Mod dan Pod, saya ada sedikit informasi mengenai Vape. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Vape ternyata 95% lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional atau rokok tembakau. Alasannya, Vape tidak mengandung senyawa TAR dan Monoksida. Perlu anda ketahui, TAR ini adalah zat berbahaya yang dihasilkan dari hasil pembakaran tembakau dan dapat merusak paru-paru.mari kita ulas
MOD
Dilihat dari sisi body, ukuran Mod biasanya lebih besar dibandingkan dengan Pod. Ukuran mod yang besar karena ada space untuk penempatan baterai eksternal dan RDA. Ukurannya akan lebih besar lagi jika support dual baterai eksternal. Berbeda dengan pod yang tidak menggunakan baterai eksternal tapi menggunakan baterai internal yang ukurannya lebih kecil.
Pada bagian atomizer, device jenis mod diperlukan sebuah perangkat tambahan yaitu RDA atau dapur pembakaran. RDA ini biasanya dijual terpisah dari penjualan devicenya, atau ada juga yang sudah ada di dalam paket penjualannya tergantung dari produsennya. Di dalam RDA ini terdapat sebuah element pemanas yang disalurkan ke sebuah kawat dan kapas.
Untuk kapasitas baterai, mod tentu saja hadir dengan kapasitas 2 kali lebih besar dari pod. Hal ini dikarenakan mod menggunakan baterai eksternal, Mod bisa mencapai 2000-3000 mAh.
Dari sisi cloud yang dihasilkan, tentu saja mod lebih banyak mengeluarkan cloud atau asap. Ini wajar karena watt dari mod lebih tinggi dibandingkan dengan pod. Disamping itu, mod memiliki kapas lebih besar sehingga proses pemanasannya akan lebih maksimal dalam menghasilkan cloud.
Pada rasa yang dihasilkan jelas Mod lebih terasa dibandingkan dengan Pod, hal itu disebabkan karena asap yang lebih banyak Mod dibandingkan dengan Pod.
Mod biasanya juga menggunakan liquid freebase (nic kecil) hal ini disebabkan karena jika menggunakan nic besar maka akan terasa lebih menggaruk ditenggorokan. Likut freebase harganya pun lebih murah dari pada liquit Saltnic (nic besar) hal ini disebabkan karena jumlah nicotin nya yang lebih sedikit.
POD
Dilihat dari sisi body, ukuran Pod biasanya lebih Kecil dibandingkan dengan mod yang besar. Ukuran Pod yang kecil mengakibatkan WATT yang dihasilkan lebih sedikit. Berbeda dengan Mod yang menggunakan baterai eksternal yang menghasilkan WATT yang lebih besar.
Pod tidak diperlukan RDA. Sebagai pengganti RDA, pod menggunakan catridge sebagai dapur pembakarannya. Di dalam catridge ini terdapat sebuah coil, RBA, dan tank penampung liquid.
Pod hanya menggunakan baterai tanam. Di pasaran, pod memiliki kapasitas baterai mulai dari 1000-1500mAh.
Pod yang hanya mengandalkan sebuah coil dengan kapas kecil dan watt kecil pula yang biasa disebut Catridge. Maka cloud yang dihasilkan juga akan lebih sedikit dibanding mod. Hanya saja untuk pod dinilai lebih simpel karena anda tidak perlu direpotkan dengan mengganti kapas maupun kawat pada RDA.
Pada rasa yang dihasilkan Pod lebih kurang menghasilkan rasa, hal itu disebabkan karena pod memiliki asap yang lebih sedikit. Apalagi ketika catride Pod perlu diganti, maka rasa yang dikeluarkan akan jauh berkurang.
Biasanya pod menggunakan liquid Saltnic (nic besar) hal ini disebabkan untuk mendapatkan lebih banyak rasa agar sebanding dengan menggunakan Mod. liquid Saltnic pun harganya lebih mahal dari pada liquit freebase (nic kecil). biasanya liquit saltnic dapat ditandai dengan botolnya yang kecil , jumlah nicotin nya yang besar , dan harganya yang jauh lebih mahal untuk ukuran botol kecil.
Dalam memilih device bagi pemula, sebaiknya tentukan terlebih dahulu seperti apa Vape yang cocok untuk keinginan anda. Sebagai contoh, anda menginginkan aktivitas nge-vape yang simpel tanpa ribet seperti ganti kapas, ganti kawat, ganti RDA, asap yang tidak banyak, gonta-ganti baterai maka device yang cocok untuk anda adalah Pod system.
Sebaliknya, jika anda seseorang yang tidak terlalu memperdulikan hal-hal yang ribet namun anda menginginkan aktivitas nge-vape dengan limpahan cloud (asap) dan rasa maka pilihlah Mod system.
bagus bisa untuk refrensi
BalasHapus